Lakpesdam PWNU NTB dan Pemerintah Desa Taman Ayu melatih Kader Asuh Disabilitas Tangguh

Posted on     Tanggal 01-01-1970

Desa Taman Ayu — Pemerintah Desa Taman Ayu bekerjasama dengan Lakpesdam PWNU NTB mengadakan pelatihan kader asuh disabilitas di Bhumi Resto Mataram, Sabtu 8 Nopember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh para kader asuh disabilitas, perwakilan kelompok disabilitas, serta tokoh masyarakat yang peduli terhadap isu inklusi sosial. 
Pelatihan ini bertujuan membekali para kader dengan pengetahuan tentang instrumen Asesmen Disabilitas, yang berisi langkah-langkah praktis dalam mendata dan mendampingi warga penyandang disabilitas di tingkat desa bagi masing-masing Kader Asuh. Dengan panduan ini, diharapkan para kader memiliki pemahaman yang sama dalam mengenali kebutuhan dan potensi penyandang disabilitas.
Ketua Lakpesdam PWNU NTB Jayadi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari beberapa kegiatan sebelumnya dalam upaya meningkatkan pemahaman tentang desa inklusif, di mana setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. 
“Sejak tahun 2022 Taman Ayu sudah banyak melakukan praktik baik Desa Inklusi, peranan Kader asuh disabilitas sangat krusial dalam memastikan hak-hak penyandang disabilitas terpenuhi. Mereka menjadi penghubung antara warga disabilitas dan program-program desa,” ujarnya. 
Selain pelatihan asesmen, para peserta juga menyusun rencana tindak lanjut (RTL) di tiga bidang utama, Ketahanan pangan bagi disabilitas, dengan mendorong akses pada program pangan dan pemanfaatan energi terbarukan bagi usaha produktif disabilitas berupa Angkringan Inklusi.
“ini mimpi kita Bersama, membangun kemandirian ekonomi bagi Gedsi, meskipun banyak tantangan dan minim support dari supradesa, kita tetap optimis” kata M Tajudin, Kepala Desa Taman Ayu dalam sambutannya.
Selain ketahanan pangan, pendidikan inklusif juga menjadi target tahun depan, agar anak-anak disabilitas memperoleh layanan pendidikan yang layak. Dan kesehatan disabilitas, melalui peningkatan pelayanan kesehatan dan pendampingan keluarga.
“Kita akan bekerjasama dengan OPD, Kampus, NGO dan semua unsur untuk backup RTL ini, maka pelatihan seperti ini menjadi sangat penting sebagai acuan dalam membangun data dan fakta agar para kader semakin maksimal dalam mendampingi warga disabilitas,” katanya.
Dalam pelaksanaan pelatihan kali ini beberapa kali narasumber sekaligus Ketua Lakpesdam PWNU NTB Jayadi mengungkapkan kekagumannya kepada para Kader Asuh. 
“Setiap kali saya ikuti kegiatan Bersama Kader Asuh, pasti saya merinding. Tidak semua orang mau dan mampu melakukan kegiatan ke-pengasuh-an bagi disabilitas. Bapak Ibu ini “malaikat”, di tengah kesibukan dalam keluarga dan tantangan lingkungan, Kader asuh sudah banyak sekali membawa perubahan. Saya yakin, se-NTB belum ada pola perlindungan kaum rentan seperti di Desa Taman Ayu” kesannya.   
Dengan adanya pelatihan ini, Desa Taman Ayu berharap bisa menjadi contoh nyata desa ramah disabilitas di Lombok Barat—di mana tidak ada warga yang tertinggal dalam pembangunan.


© 2026 Pemdes Taman Ayu Lombok Barat

Chat WhatsApp