gambar


Sekolah Setara Desa Taman Ayu Hadiri Pelatihan dan Deklarasi Bersama Mewujudkan Keadilan Iklim dan Transisi Energi Berkeadilan di NTB

Posted on Admin Desa     Tanggal 12-11-2025

Mataram, 11 November 2025 — Sekolah Setara Desa Taman Ayu ikut ambil bagian dalam kegiatan Pelatihan dan Deklarasi Bersama Mewujudkan Keadilan Iklim dan Transisi Energi Berkeadilan di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang diselenggarakan oleh GEMA ALAM NTB berkolaborasi dengan UN Women. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Lombok Astoria, Mataram, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, hingga perwakilan desa.

Acara tersebut diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi NTB, perwakilan OPD Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Lombok Timur, serta enam desa dari berbagai wilayah di NTB yang aktif dalam program transisi energi berkeadilan. Selain itu, turut hadir pula sejumlah pegiat sosial, akademisi, dan aktivis lingkungan yang memiliki perhatian pada isu kesetaraan gender dan perubahan iklim.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pelatihan tentang pendekatan keadilan iklim berbasis gender dan komunitas, serta strategi membangun transisi energi yang inklusif di tingkat akar rumput. Pelatihan ini juga menjadi ruang refleksi bersama atas tantangan yang dihadapi kelompok perempuan dan masyarakat rentan dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, dilakukan pula Deklarasi Bersama untuk Mewujudkan Keadilan Iklim dan Transisi Energi yang Berkeadilan di NTB. Deklarasi ini menegaskan komitmen berbagai pihak untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor—pemerintah, masyarakat sipil, dan komunitas desa—dalam memperjuangkan pembangunan berkelanjutan yang adil bagi semua.

Juaini, Mentor sekaligus bagian dari NGO Gema Alam menjelaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan keadilan energi
"Kolaborasi semua unsur menjadi penting karena problem iklim adalah tanggung jawab bersama dan semua orang harus menjadi subyek di ruang sosial, dan OPD terkait dalam lingkup pemerintah. Interseksionalitas menjadi keharusan" Ungkapnya. 
Perwakilan Sekolah Setara Desa Taman Ayu menyampaikan bahwa keikutsertaan mereka dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya desa dalam memperkuat kapasitas perempuan dan masyarakat lokal untuk terlibat aktif dalam kebijakan energi terbarukan dan adaptasi iklim.

"Kami sudah mempraktikkan ini dalam bentuk biogas. Tapi itu belum cukup, kami mau terus belajar tentang keadilan iklim karena tidak bisa dilepaskan dari keadilan sosial dan gender. Desa harus punya ruang untuk berperan dalam perubahan ini,” ujar Aisyah, perwakilan Sekolah Setara Desa Taman Ayu.

Direktur UN WOMEN, menjelaskan bahwa tantangan kebijakan keadilan energi ini adalah kebersamaan visi dan langkah. " Singkronisasi kebijakan dan di breakdown menjadi program adalah tantangan kita, maka penting untuk melakukan kegiatan hari ini. Jelas perempuan yang biasa dipanggil "mbaq Sita" ini. 

Kegiatan ini pun di tutup dengan penandatanganan Deklarasi Bersama yang diharapkan menjadi titik awal penguatan jejaring antar-desa dan antar-lembaga dalam memperjuangkan transisi energi yang berkeadilan, berperspektif gender, dan berpihak pada masyarakat akar rumput di NTB




© 2025 Pemerintah Desa Taman Ayu Lombok Barat

Chat WhatsApp